Diduga kuat oknum Kepala sekolah SMPN 1 Rawa Jitu Selatan, Korupsi Dana Bos untuk Perawatan Sekolah, pasalnya pada saat Wartawan berkunjung ke sekolah tersebut pada tgl 10/1/2026 yang dengan tujuan untuk mempertanyakan tentang pengunaan dana bos khususnya untuk perawatan sekolah, tapi terkesan kepala sekolah enggan untuk bertemu, padahal kepala sekolah ada di tempat, akan tetapi tidak bisa di temui, malahan yang bertemu dengan kami Wartawan, Bendahara Bos yaitu ibu Haryati,
Saat kami mempertanyakan tentang Tembok sekolah yang sudah Kusam dan ada Kusen Sekolah yang sudah keropos serta ada kaca Jendela yang sudah Pecah atau Bolong, lantai yang sudah Bolong tidak Enak untuk di lihat Mata, dan juga ada Tiang Teras sekolah yang sudah Bolong, sangat menakutkan takut kalau tiang nya Roboh, atau Jatuh, saat kami mempertanyakan dengan Bendahara Bos ibu Haryati, tentang kemana saja dana perawatan sekolah, selama beberapa tahun dari mulai kepala sekolah SMPN 1 Rawa Jitu Selatan menjabat tahun 2019 sampai sekang awal 2026,
bendahara bos nya berdalih sudah di tetapkan dana perawatan sekolah, tapi pakta yang di lapangan sangat jauh berbeda dengan ucapan yang di katakan bendahara bos tersebut ibu Haryati.
Dan kami juga mempertanyakan berapa jumlah siswanya, bendahara tidak mau mengatakan sejujur nya, ini Lo yang masuk dana bos cuma 465 siswa aja, dari situ saja kami menduga ada yang di tutupi oleh bendahara bos SMPN 1 Rawa Jitu Selatan ibu Haryati.
Tahun
2023
Dana Pengembangan Perpustakaan
Tahap 1. 445 Siswa
Tahap 2. 445 Siswa Rp 55.892.700
Dana pemeliharaan Sarana Dan Prasarana Sekolah
Tahap 1.445 Siswa Rp
60.270.800
Tahap 2. 445 Siswa Rp
27.404.000
Total dana dua tahap Rp 87.674.800
Tahun
2024
Dana Pengembangan Perpustakaan
Tahap1 Rp 3.480.700
Tahap 2 Rp 45.770.000
Total dua tahap yaitu Rp: 49.250.700
Dana Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah
Tahap1 Rp 72.228.000
Tahap 2 Rp 19.680.200
Total dua tahap yaitu Rp 91.908.200
Tahun
2025
Dana Pengembangan Perpustakaan
Tahap 1. 465 Siswa. Rp 20.367.000
Tahap 2. 465 siswa Rp 70.730.200. total dua Tahap Rp: 91.097.200
Dana pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah
Tahap 1. 465 siswa Rp 17.021.000
Tahap 2. 465 Siswa Rp 72.783.100
Total dua tahap yaitu Rp: 89.804.100
Kepada kepala dinas pendidikan dan kebudayaan, tulang bawang dan inspektorat agar bisa memanggil kepala sekolah dan bendahara bos, kalau mang benar ada penyalah gunaan dana bos, khususnya untuk perawatan sekolah, agar bisa di berikan sangsi yang tegas, atau di berhenti kan dari kepala sekolah, karena kuat dugaan kami telah menyalah gunakan jabatan untuk memperkaya diri sendiri.
Harapan kami kepada aparat penegak hukum (APH)
yaitu *Kejaksaan dan Polres tulang bawang, agar bisa menindak lanjuti, temuan dan kami siap untuk mempertanggung jawabkan, Tetang temuan kami. karna bapak *Presiden Probawo*, mau Indonesia bersih dari Korupsi kecil apa pun. agar Indonesia bisa maju, Tampa pandang siapa pun itu orang nya. Lebih lebih kalau yang melakukan korupsi Pegawai Negeri Sipil, PNS. Sampai berita ini di publikasikan, kepala sekolah di hubungi lewat telpon watsap tidak di respon walau pun pesan masuk, ada apa sebenernya dengan kepala sekolah SMPN 1 Rawa Jitu Selatan..(Ibnu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar